Apa Itu Podcast?


Akhir-akhir ini saya senang sekali mendengarkan podcastnya Matt D'Avella yang narasumbernya kebanyakan adalah para minimalis  dan orang-orang dari industri kreatif. Banyak dari kalian yang bertanya-tanya, "Bedanya podcast sama radio itu apa sih?".

Di luar negeri seperti Amerika, UK, Australia dll kata podcast sudah cukup umum karena yang dengarkan podcast disana sudah banyak sekali.

Sedangkan di Indonesia, memang belum banyak orang di Indonesia yang tahu apa itu podcast, apalagi tahu bagaimana cara menggunakan dan memanfaatkannya. Mungkin karena orang di Indonesia biasa selalu terlambat he..he..

Nah supaya lebih banyak yang tahu dan merasakan manfaatnya, kali ini saya akan menjelaskannya secara tuntas di artikel kali ini tentang podcast.

Apa itu Podcast?

Saat Anda mendengar sebuah podcast pertama kali, mungkin muncul di pikiran Anda adalah lho ini mirip radio! Memang betul mirip, tapi beda he..he.. 🙂
Podcast itu memang mungkin mirip dengan radio, tapi sebenarnya beda banget. Kesamaannya ya podcast umumnya berupa audio (walaupun sekarang juga ada podcast video) yang didengarkan seperti Anda mendengar radio.
Kesamaan lain adalah seperti radio dimana Anda harus memilih mau mendengarkan stasiun radio A atau stasiun radio B dan seterusnya.Di Podcast juga sama, Anda juga perlu memilih mau mendengarkan podcastnya siapa di topik apa.
Ada ribuan kategori topik yang bisa Anda dengarkan. Berikut kategori besar dari podcast yang tersedia yang saya ambil screenshotnya di iTunes Store :
Kategori Podcast
Anda mau dengar apa saja juga ada. Saat ini ada lebih dari 200.000 podcast saya rasa di  semua kategori tersebut dan terus bertambah. Tentu Anda tidak perlu mendengarkan semuanya he..he.. 🙂 Cukup yang menarik minat Anda saja.
Saya memang lebih banyak mendengar podcast di kategori Business dan Personal Development. Tapi saya tahu ada banyak orang di Amerika yang dengar podcast tentang TV Series yang populer seperti Lost, Walking Dead dll atau dengar podcast tentang games seperti PUBG, Clash of Clan, Minecraft dan game populer lainnya.
Terus terang sulit bagi saya membayangkan mendengarkan podcast tentang games he..he.. 🙂
Saat ini membuat podcast jauh lebih mudah dan tidak butuh investasi besar seperti buat stasiun radio sehingga akhirnya industri podcast berkembang pesat.
Industri radio sendiri di Amerika mengalami penurunan karena semakin banyak orang memilih untuk mendengar podcast daripada radio.
Memang kebanyakan podcast yang ada memang masih dalam Bahasa Inggris. Hampir tidak ada yang Bahasa Indonesia, paling dari Radio BBC Indonesia. Mungkin itu sebabnya mengapa di Indonesia, podcast masih jarang diketahui oleh banyak orang.
Jadi melalui artikel ini, saya ingin memperkenalkan Podcast agar semakin banyak dikenal dan banyak yang mendengarkan sehingga akhirnya banyak yang memproduksinya.
Saya yakin podcast akan berkembang di Indonesia karena di kota-kota besar, kita terbiasa menghabiskan banyak waktu di perjalanan karena jalanan macet sehingga bisa mendengarkan podcast di banyak topik adalah sesuatu yang menarik untuk dilakukan.
Bedanya podcast dengan radio adalah podcast merupakan rekaman. Biasanya tidak ada atau jarang ada iklan, tidak ada selingan lagu yang berkepanjangan dan kita bisa pilih mau dengar topik apa, gak usah ngikuti jadwal atau maunya radio 🙂
Biasanya podcast terbagi atas episode-episode dimana tiap episode biasanya ada judul tertentu, jadi biasanya tahu bahas apa. Panjang tiap episode biasanya antara 10 menit s/d 90 menit lebih (tergantung maunya si pembuat podcast).

Kelebihan Utama Podcast

Jadi apa sebenarnya kelebihan podcast dibanding radio atau dengarin rekaman audio MP3? Kelebihan utama podcast menurut saya adalah:
  • Ada banyak pilihan podcast yang bisa Anda dengar. Ada ratusan kategori dan puluhan atau bahkan ratusan ribu podcast yang bisa Anda pilih sesuai dengan minat dan hobi Anda. Bandingkan dengan radio, ada berapa banyak stasiun radio di kota Anda? Ada radio untuk orang bisnis, radio untuk wanita dan sebagainya, tapi ada berapa banyak? Paling juga 15-an.
  • Tidak ada iklan berlebihan seperti radio, yang rasanya tiap 10 menit ada iklan atau selingan lagu.
  • Anda bisa mendengarkan podcast sesuai dengan waktu yang Anda miliki. Jadi misal Anda jogging jam 5 pagi, Anda bisa mendengarkan podcast yang bermanfaat atau yang Anda sukai. Kalau radio jam 5 pagi ya cuma lagi instrumen doang he..he.. karena penyiar radio masih tidur 🙂
  • Anda otomatis menerima episode baru di smartphone (sudah di download dan siap didengarkan) dari podcast yang Anda langganan. Jadi tidak perlu repot-repot lagi harus download di komputer, lalu pindahkan filenya ke smartphone (itu juga kalau Anda ngerti caranya he..he..).
  • Podcast yang sudah didengar, bisa otomatis dihapus sehingga tidak menghabiskan space memori di smartphone Anda.
Itu kelebihan utama dari podcast yang saya sukai. Jadi itu sebabnya saya juga tidak pernah dengar radio. Buat apa? Kita dipaksa mendengarkan sesuatu yang kadang tidak kita sukai. Setelah itu dicekokin iklan lagi he..he.. 
STAY CLASSY ⌚️

Komentar